Translate

Senin, 19 Oktober 2015

Metoda Pemindahan Titik

BAB I
PENDAHULUAN


        1.1         Latar belakang
Untuk pertambangan bawah tanah atau underground mining tentunya harus dibuatlah lubang bukaan untuk dapat masuk ke dalam atau kebawah lapisan tanah. Untuk dapa masuk kedalam tambang bawah tanah tentunya dibutuhkan akses jalan untuk masuk dan menambang di dalam tambang tersebut.
            Untuk membuat akses jalan bawah tanah tentunya dibutuhkan titik – titik di permukaan tanah yang telah diketahui koordinatnya sebagai dasar informasi pengukuran titik dibawah lapisan tanah dan metode yang digunakan ialah metode pemindahan titik.

        1.2         Maksud dan Tujuan
           1.2.1      Maksud
Maksud dari pembuatan laporan “METODE PEMINDAHAN TITIK” adalah untuk dapat mengetahui bagaimana pemindahan titik dan mengetahui metode apa saja yang digunakan dalam pengerjaanya.
           1.2.2      Tujuan
Tujuan dari praktikum yang berjudul perpindahan titik ialah sebagai berikut :
1.    Dapat mengetahui dan menentukan posisi titik di bawah tanah.
2.    Mengetahui metode – metode yang digunakan dalam pemindahan titik.



BAB II
LANDASAN TEORI


2.1        Peralatan dan Perlengkapan
2.1.1    Peralatan
Alat yang digunakan dalam metode pemindahan titik adalah theodolite. Theodolit adalah untuk mengukur sudut yaitu sudut mendatar dan tegak atau yang biasa disebut sudut vertical dan horizontal. Sudut – sudut tersebut berperan dalam mentukan jarak mendatar dan jarak tegak diantara dua buah titik dilapangan.
Foto 2.1
Theodolit
2.1.2    Perlengkapan
Perlengkapan dibutuhkan karena sebagai alat penunjang dalam kegiatan memetakan tambang bawah tanah dan juga berperan untuk mempermudah jalannya pemetaan tambang bawah tanah, perlengkapan yang digunakan sebagai berikut :
1.    Alat Tulis
2.    Senter
3.    Tas Ransel
4.    Tripod ( Untuk T0)
5.    Bandul dan Benang

2.2        Metode – metode pemindahan titik
Dalam pemindahan titik dari permukaan tanah ke dalam lapisan tanah ada beberapa macam metode yang dignakan, antara lain :
2.2.1    Metode Weiss
Metode weiss atau metode segiempat merupskan salah satu metode yang digunakan dalam pemindahan titik. Dalam metode ini dibutuhkan dua titik titik diatas permukaan lubang shaft sebagai arah tembak depan dari titik triangulasi
Selanjutnya kedua titik bantu tersebut akan digunakan sebagai titik tembak balik setelah alat berada di dalam lubang bukaan sebagai titik penembakan ke arah titik pengukuran selanjutnya.
Prosedur yang digunakan dalam metoda weiss antara lain :
1.    Pertama alat dipasang pada permukaan tanah yang telah diketahui koordinatnya yang selanjutnya melakukan pengukuran permukaan dan melakukan penembakan front side ke arah titik bantu.
2.    Setelah alat berada di dalam lubang tambang, terdapat titik penembakan yang berjumlah dua buah dan letaknya sejajar dengan dua titik berdirinya alat tadi.
3.    Dari titik berdirinya alat dilakukan penembakan backside ke arah titik bantu.
4.    Alat dpindahkan ke titik lain dan melakukan penembakan backside frontside agar diketahui sudut dan mendapatkan titik koordinat yang dicari melalui perhitungan sudut.


2.2.2    Metoda Coplaining
Metoda coplaining atau metoda secara langsung merupakan metoda yang pada intinya garis tembak diatas permukaan tanah dibawah lapisan tanah haruslah membentuk suatu garis lurus
Prinsip pengukuran yang digunakan ddalam metoda coplaining sama dengan metoda weiss yaitu dengan melakukan penembakan frontside dan backside.
Perhitungan yang digunakan antara lain :
1.   Perhitungan Azimuth :
     αAB = arc tan xB - xA
                             yB - yA


    α = αsebelum + sudut dalam - 180°
                                                                               

2.   Perhitungan Titik Koordinat :

  X = Xsebelum +jarak datar × sin α


Y = Ysebelum + Jarak datar × cos α

 
 

                                                                                                                      
2.2.3    Metode Weisbach
           Metode weissbach dan Metode weiss dalam prinsip pengukuran dan perhitunganya hampir sama namun prinsip pengukiuran dan perhitungan metoda weisbach lebih sederhana karena sudut – sudut perhitungannya tidak terlalu banyak.
            Prinsip kerja dalam metoda weissbach sama persis dengan metoda weiss yaitu melakukan penembakan frontside dan penembakan backside serta menggunakan koordinat diatas permukaan tanah yang telah diketahui tittiknya sebagai dasar perhitungan di bawah tanah.



Pada dasarnya dalam perhitungan azimuth, koordinat dan sudut dalam dapat diaplikasikan pada pengukuran surface ataupun underground, perbedaanya hanya terletak pada cara pengambilan datanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar